Pekerja Rumah TanggaPekerja Rumah Tangga (PRT) adalah salah satu pekerjaan tertua dan terbesar di berbagai belahan dunia. ILO pada 2016 memperkirakan, secara global lebih dari 67 juta PRT mengisi angkatan kerja khususnyadi negara-negara berkembang, dengan jumlah yang terus meningkat. Dari segi jumlah, rapid assessment JALA PRT tahun 2009, yang memperkirakan 67% rumahtangga kelas menengah dan menengah atas mempekerjakan PRT, menengarai jumlah PRT di Indonesia 10.744.887 orang. Dari Data Survei ILO dan UI Tahun 2015 menyebutkan jumlah PRT yang bekerja di dalam negeri sebesar 4,2 juta PRT.

PRT berperan besar sebagai sokoguru bagi angkatan kerja negara. Perannya di ranah domestik memungkinkan jutaan warga negara, anggota keluarga majikan dapat melangsungkan berbagai aktivitas dan berkarir di ruang publik. Tanpa peran PRT, dalam sistem sosial masyarakat seperti Indonesia sampai saat ini, hampir dapat dipastikan ekonomi nasional akan sangat terganggu. Namun, alih-alih jumlahnya yang besar dan  perannya yang penting, status sosial dan perlakuan terhadap PRT sangat tidak adil. Mayoritas PRT yang hampir semua perempuan, ada juga yang masih dalam usia anak-anak, ditindas, dilanggar hak dasarnya, digaji rendah dengan jam kerja yang panjang tanpa libur mingguan, tidak ada jaminan social seperti jaminan kesehatan,  dibatasi akses sosialisasi dan hak berorganisasinya, rentan menjadi korban perdagangan  manusia. Pekerja Rumah Tanga mengalami kekerasan fisik dan psikis, dalam situasi kerja yang tidak layak. Mereka tidak diakui sebagai pekerja, dan dalam statusnya, tidak mendapatkan perlindungan hukum dari negara.

Namun dari gentingnya permasalahan, dari 4,2 juta PRT di Indonesia, baru sangat sedikit kawan-kawan PRT yang terorganisir, berorganisasi dan bisa menyuarakan persoalan dan berjuang mengadvokasi perubahan situasi kerjanya dari tidak layak menuju ke kerja layak.

Mengingat pentingnya kita mengorganisir diri dan berorganisasi, maka sebagai Edisi Perdana TUNGKU MENYALA 0118, kami mengangkat tentang Pentingnya Pengorganisasian dan Berorganisasi bagi PRT.

Dalam Edisi 0118 ini kami mengetengahkan tulisan pendapat dan berita dari berbagai kawan mengenai pentingnya melakukan Pengorganisasian dan Berorganisasi. Kami mewawancarai Ibu Wardah Hafidz sebagai salah satu pejuang gerakan. Kami mewawancarai kawan-kawan PRT dari berbagai daerah, bagaimana pendapat dan pengalaman kawan-kawan dalam mengorganisir PRT.

Selain itu kami menampilkan berita yang sedang hangat tentang kenaikan harga beras, bagaimana pendapat kawan-kawan PRT dan menghadapinya.

Demikian. Salam perjuangan